Kewirausahaan (KWU) merupakan mata pelajaran yang semakin relevan dalam kurikulum pendidikan, membekali siswa dengan keterampilan, pola pikir, dan pemahaman yang krusial untuk menghadapi dunia kerja dan potensi menciptakan lapangan kerja di masa depan. Memasuki semester kedua, siswa Kelas 10 tentu telah mempelajari berbagai konsep penting dalam kewirausahaan. Untuk membantu persiapan menghadapi Penilaian Tengah Semester (PTS), artikel ini akan menyajikan serangkaian contoh soal beserta pembahasannya, mencakup materi-materi kunci yang umumnya diajarkan di semester ini.
Pentingnya Memahami Materi PTS KWU
PTS bukan sekadar ujian untuk mendapatkan nilai, melainkan sebuah tolok ukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Dengan berlatih soal-soal, siswa dapat:

- Mengidentifikasi kelemahan: Mengetahui area materi mana yang masih perlu diperdalam.
- Memperkuat pemahaman: Mengulang kembali konsep-konsep penting dan melihat bagaimana penerapannya dalam soal.
- Meningkatkan kepercayaan diri: Semakin terbiasa dengan format soal dan jenis pertanyaan, siswa akan merasa lebih siap saat ujian sebenarnya.
- Mempelajari strategi menjawab: Mengembangkan cara efektif untuk menganalisis soal dan merumuskan jawaban yang tepat.
Mari kita selami beberapa contoh soal PTS KWU Kelas 10 Semester 2 yang mencakup berbagai aspek penting dalam kewirausahaan.
Bagian I: Pilihan Ganda (Bobot: 40%)
Bagian ini menguji pemahaman konsep dasar dan pengetahuan teoritis siswa.
-
Salah satu ciri utama seorang wirausahawan yang sukses adalah kemampuan untuk melihat peluang di mana orang lain melihat hambatan. Sikap ini dikenal sebagai…
a. Berani mengambil risiko
b. Kreativitas dan inovasi
c. Ketekunan dan keuletan
d. Orientasi pada hasilJawaban: b. Kreativitas dan inovasi
Pembahasan: Kemampuan melihat peluang di tengah kesulitan adalah esensi dari kreativitas dan inovasi. Wirausahawan yang inovatif mampu berpikir out-of-the-box untuk menemukan solusi atau produk baru yang dibutuhkan pasar. Pilihan a, c, dan d memang penting, namun tidak secara langsung menggambarkan kemampuan melihat peluang sebagai inovasi. -
Dalam proses perencanaan bisnis, tahap identifikasi kebutuhan pasar dan analisis persaingan sangat penting. Tahap ini biasanya dilakukan pada bagian…
a. Ringkasan Eksekutif
b. Analisis Pasar
c. Analisis Operasional
d. Analisis KeuanganJawaban: b. Analisis Pasar
Pembahasan: Analisis pasar adalah bagian dari rencana bisnis yang secara spesifik mengulas tentang pasar sasaran, ukuran pasar, tren pasar, serta mengidentifikasi pesaing dan menganalisis kekuatan serta kelemahan mereka. Ringkasan eksekutif adalah gambaran umum, operasional berkaitan dengan proses produksi, dan keuangan berkaitan dengan aspek finansial. -
Produk atau jasa yang memiliki keunikan dan perbedaan signifikan dibandingkan dengan produk pesaingnya disebut sebagai…
a. Produk tiruan
b. Produk generik
c. Produk diferensiasi
d. Produk standarJawaban: c. Produk diferensiasi
Pembahasan: Diferensiasi produk adalah strategi untuk membedakan produk atau jasa dari penawaran pesaing. Tujuannya adalah agar produk tersebut lebih menarik bagi pelanggan dan memiliki keunggulan kompetitif. Produk tiruan, generik, dan standar tidak memiliki keunikan yang menonjol. -
Seorang wirausahawan menghadapi kendala dalam pengadaan bahan baku yang berkualitas. Ia tidak menyerah dan mencari pemasok alternatif dari daerah lain serta menjalin kerjasama jangka panjang. Tindakan ini menunjukkan sikap…
a. Putus asa
b. Pasrah
c. Ketekunan dan keuletan
d. Menghindari masalahJawaban: c. Ketekunan dan keuletan
Pembahasan: Ketekunan dan keuletan adalah sifat pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan. Wirausahawan yang tekun akan terus mencari solusi bahkan ketika menghadapi hambatan, seperti mencari pemasok alternatif dan membangun hubungan baik. Pilihan a, b, dan d bertentangan dengan sikap ini. -
Perencanaan anggaran dalam sebuah bisnis sangat krusial untuk mengelola keuangan secara efektif. Anggaran yang mencakup perkiraan pendapatan dan pengeluaran selama periode tertentu disebut…
a. Anggaran operasional
b. Anggaran modal
c. Anggaran kas
d. Anggaran indukJawaban: d. Anggaran induk
Pembahasan: Anggaran induk (master budget) adalah gambaran komprehensif dari semua anggaran yang ada dalam suatu organisasi, mencakup anggaran operasional, anggaran modal, dan anggaran kas. Pilihan a, b, dan c adalah bagian dari anggaran induk, namun anggaran induk secara keseluruhan mencakup perkiraan pendapatan dan pengeluaran secara umum. -
Dalam pemasaran, menentukan siapa target audiens yang paling potensial untuk membeli produk atau jasa disebut sebagai…
a. Segmentasi pasar
b. Penargetan pasar (targeting)
c. Penentuan posisi pasar (positioning)
d. PromosiJawaban: b. Penargetan pasar (targeting)
Pembahasan: Setelah melakukan segmentasi pasar (membagi pasar menjadi kelompok-kelompok), tahap selanjutnya adalah targeting, yaitu memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dilayani. Segmentasi adalah pembagian, positioning adalah cara produk dilihat di benak konsumen, dan promosi adalah cara mengkomunikasikan produk. -
Biaya yang dikeluarkan untuk bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya produksi lainnya yang secara langsung terkait dengan pembuatan produk disebut…
a. Biaya tetap
b. Biaya variabel
c. Biaya overhead
d. Biaya operasionalJawaban: b. Biaya variabel
Pembahasan: Biaya variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah seiring dengan perubahan volume produksi. Bahan baku dan tenaga kerja langsung merupakan contoh klasik dari biaya variabel. Biaya tetap tidak berubah meskipun volume produksi berubah (misal: sewa gedung), biaya overhead bisa campuran, dan biaya operasional adalah istilah yang lebih luas. -
Dalam konteks kewirausahaan, konsep "SWOT" merujuk pada analisis yang mencakup…
a. Strength, Weakness, Opportunity, Threat
b. Sales, Working, Operational, Time
c. Supply, Wealth, Organisation, Trust
d. Strategy, Workflow, Outcome, TargetJawaban: a. Strength, Weakness, Opportunity, Threat
Pembahasan: Analisis SWOT adalah alat strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats) yang dihadapi oleh sebuah bisnis atau proyek. -
Seorang pengusaha muda memutuskan untuk mendirikan usaha kuliner yang menyajikan makanan sehat dengan bahan organik. Hal ini menunjukkan bahwa ia telah mengidentifikasi…
a. Kekuatan internalnya
b. Kelemahan pesaingnya
c. Kebutuhan pasar yang spesifik
d. Ancaman dari regulasi pemerintahJawaban: c. Kebutuhan pasar yang spesifik
Pembahasan: Dengan menyajikan makanan sehat dan organik, pengusaha tersebut merespons tren dan permintaan konsumen yang semakin sadar akan kesehatan. Ini adalah identifikasi terhadap kebutuhan pasar yang spesifik. -
Faktor utama yang membedakan antara ide bisnis dan peluang bisnis adalah…
a. Jumlah modal yang dibutuhkan
b. Tingkat kesulitan dalam mewujudkannya
c. Potensi keuntungan dan keberlanjutan
d. Minat pribadi wirausahawanJawaban: c. Potensi keuntungan dan keberlanjutan
Pembahasan: Ide bisnis adalah gagasan awal. Peluang bisnis adalah ide yang memiliki potensi untuk menghasilkan keuntungan dan berkelanjutan di pasar. Tingkat modal, kesulitan, dan minat pribadi memang penting, namun potensi keuntungan dan keberlanjutan adalah pembeda utamanya.
Bagian II: Soal Uraian Singkat (Bobot: 30%)
Bagian ini menguji kemampuan siswa dalam menjelaskan konsep dan memberikan contoh.
-
Jelaskan dua perbedaan mendasar antara seorang wirausahawan (entrepreneur) dan seorang manajer.
Jawaban:
Dua perbedaan mendasar antara wirausahawan dan manajer adalah:- Kepemilikan dan Risiko: Wirausahawan umumnya adalah pemilik usaha yang menanggung risiko finansial utama, sementara manajer biasanya adalah karyawan yang bertanggung jawab atas operasional tetapi tidak menanggung risiko finansial secara langsung.
- Fokus Utama: Wirausahawan berfokus pada penciptaan, inovasi, dan pertumbuhan bisnis baru, seringkali dengan pola pikir jangka panjang dan pengambilan keputusan yang lebih otonom. Manajer lebih fokus pada pengelolaan sumber daya yang sudah ada untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan, seringkali dalam kerangka kerja dan kebijakan yang ada.
-
Sebutkan tiga jenis biaya yang umum dalam sebuah bisnis dan berikan contohnya masing-masing.
Jawaban:
Tiga jenis biaya umum dalam bisnis adalah:- Biaya Tetap (Fixed Costs): Biaya yang tidak berubah meskipun volume produksi atau penjualan berubah. Contoh: Biaya sewa gedung kantor, gaji karyawan tetap (bagian administrasi), premi asuransi.
- Biaya Variabel (Variable Costs): Biaya yang jumlah totalnya berubah seiring dengan perubahan volume produksi atau penjualan. Contoh: Biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung (pekerja pabrik per unit produksi), biaya kemasan per unit.
- Biaya Semi-Variabel (Mixed Costs): Biaya yang memiliki komponen tetap dan variabel. Contoh: Biaya listrik (ada biaya abodemen tetap dan biaya pemakaian variabel), biaya telepon (paket bulanan tetap dan biaya panggilan di luar paket).
-
Apa yang dimaksud dengan analisis Break-Even Point (BEP) dan mengapa penting bagi seorang wirausahawan?
Jawaban:
Analisis Break-Even Point (BEP) adalah titik di mana total pendapatan bisnis sama dengan total biaya (baik biaya tetap maupun biaya variabel), sehingga bisnis tidak mengalami keuntungan maupun kerugian.
BEP penting bagi wirausahawan karena:- Menentukan Target Penjualan: Memberikan gambaran berapa unit produk atau berapa nilai penjualan yang harus dicapai agar bisnis tidak merugi.
- Pengambilan Keputusan Harga: Membantu dalam menentukan strategi penetapan harga yang tepat agar produk dapat terjual di atas titik impas.
- Evaluasi Kinerja: Menjadi tolok ukur kinerja bisnis dan membantu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai profitabilitas.
-
Sebutkan tiga strategi diferensiasi produk yang bisa diterapkan oleh sebuah bisnis.
Jawaban:
Tiga strategi diferensiasi produk yang bisa diterapkan antara lain:- Diferensiasi Produk/Jasa: Menawarkan fitur, kualitas, desain, atau kinerja produk yang unik dan lebih unggul dari pesaing. Contoh: Ponsel dengan kamera super canggih, layanan pelanggan 24 jam yang responsif.
- Diferensiasi Layanan: Memberikan pelayanan yang luar biasa kepada pelanggan, seperti pengiriman cepat, garansi yang panjang, atau pengalaman pelanggan yang personal. Contoh: Toko pakaian yang menawarkan jasa konsultasi gaya gratis, restoran dengan pelayan yang sangat ramah dan sigap.
- Diferensiasi Saluran Distribusi: Menggunakan cara distribusi yang inovatif dan mudah dijangkau oleh pelanggan. Contoh: Produk yang dijual melalui aplikasi mobile yang mudah digunakan, distribusi produk secara langsung ke rumah pelanggan.
-
Jelaskan konsep "mindset berkembang" (growth mindset) dalam kewirausahaan dan mengapa ini penting.
Jawaban:
Mindset berkembang (growth mindset) adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui dedikasi dan kerja keras. Dalam kewirausahaan, ini berarti melihat kegagalan bukan sebagai akhir, melainkan sebagai kesempatan belajar, menerima tantangan, dan terus berusaha untuk meningkatkan diri.
Konsep ini penting karena:- Mengatasi Kegagalan: Wirausahawan dengan growth mindset tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan, melainkan belajar dari kesalahan dan mencoba lagi dengan pendekatan yang berbeda.
- Adaptasi Terhadap Perubahan: Dunia bisnis selalu berubah. Growth mindset mendorong wirausahawan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan tren baru, teknologi, dan tantangan pasar.
- Pengembangan Inovasi: Sikap terbuka terhadap pembelajaran dan perbaikan mendorong lahirnya ide-ide inovatif dan solusi kreatif.
Bagian III: Soal Uraian Esai (Bobot: 30%)
Bagian ini menguji kedalaman pemahaman siswa, kemampuan analisis, dan sintesis informasi.
-
Rencanakanlah sebuah ide bisnis sederhana yang dapat Anda mulai dengan modal terbatas. Jelaskan secara rinci: a) Konsep bisnisnya, b) Target pasar, c) Produk atau jasa yang ditawarkan, d) Strategi pemasaran awal, dan e) Perkiraan biaya operasional awal.
Jawaban:
a) Konsep Bisnis: Usaha online yang menjual camilan sehat dan unik yang dibuat sendiri (misalnya, keripik sayuran organik, kue kering rendah gula).
b) Target Pasar: Mahasiswa dan profesional muda yang peduli kesehatan, mencari camilan praktis namun berkualitas, dan memiliki preferensi terhadap produk buatan tangan atau lokal. Usia 18-35 tahun, berdomisili di perkotaan.
c) Produk/Jasa yang Ditawarkan:- Keripik Sayuran Organik: Terbuat dari ubi ungu, bit, bayam, atau wortel, diproses dengan metode oven-baked untuk mengurangi minyak.
- Kue Kering Rendah Gula: Menggunakan pemanis alami seperti stevia atau madu, dengan varian seperti oatmeal cookies atau kukis jahe.
- Paket Hampers Camilan Sehat: Pilihan produk dikemas menarik untuk hadiah.
d) Strategi Pemasaran Awal: - Media Sosial: Membuat akun Instagram dan TikTok yang menarik, menampilkan foto produk yang menggugah selera, proses pembuatan yang higienis, dan testimoni pelanggan. Menggunakan hashtag yang relevan (#camilansehat, #makanansehat, #homemade, #produklokal).
- Promosi Awal: Menawarkan diskon khusus untuk pembelian pertama atau paket bundling. Mengadakan giveaway untuk meningkatkan interaksi.
- Kolaborasi: Bekerja sama dengan influencer mikro di bidang gaya hidup sehat atau kuliner untuk promosi.
- Marketplace Online: Mendaftar di platform e-commerce populer untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
e) Perkiraan Biaya Operasional Awal: - Bahan Baku: Rp 500.000 (untuk stok awal sayuran, tepung, pemanis, dll.)
- Kemasan: Rp 300.000 (plastik ziplock, label merek, stiker, kertas pembungkus)
- Peralatan Sederhana (jika belum punya): Oven kecil bekas/baru, timbangan dapur, alat potong (sekitar Rp 700.000 – Rp 1.000.000)
- Biaya Pemasaran (iklan berbayar di medsos): Rp 200.000
- Biaya Lain-lain (transportasi, internet): Rp 300.000
Total Perkiraan Biaya Awal: Sekitar Rp 2.000.000 – Rp 2.300.000 (dapat disesuaikan tergantung ketersediaan alat).
-
Dalam dunia bisnis yang dinamis, inovasi menjadi kunci keberhasilan jangka panjang. Jelaskan mengapa inovasi penting dalam kewirausahaan dan berikan minimal dua contoh inovasi yang telah berhasil mengubah cara kita hidup atau berbisnis.
Jawaban:
Inovasi sangat penting dalam kewirausahaan karena:- Menciptakan Keunggulan Kompetitif: Inovasi memungkinkan bisnis untuk menawarkan produk, jasa, atau proses yang unik, sehingga membedakannya dari pesaing dan menarik pelanggan.
- Memenuhi Kebutuhan Pelanggan yang Berkembang: Pasar dan preferensi konsumen terus berubah. Inovasi membantu bisnis untuk tetap relevan dengan menciptakan solusi baru yang sesuai dengan kebutuhan yang berkembang.
- Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas: Inovasi dalam proses bisnis dapat menghemat waktu, mengurangi biaya, dan meningkatkan output.
- Membuka Peluang Pasar Baru: Inovasi seringkali membuka segmen pasar baru yang sebelumnya tidak terlayani, menciptakan sumber pendapatan baru.
- Bertahan di Era Perubahan: Bisnis yang tidak berinovasi berisiko tertinggal dan gulung tikar ketika pesaing menawarkan sesuatu yang lebih baik.
Dua Contoh Inovasi yang Berhasil Mengubah Cara Hidup/Bisnis:
-
Smartphone: Inovasi ini tidak hanya menggabungkan fungsi telepon, internet, kamera, dan hiburan dalam satu perangkat, tetapi juga merevolusi cara kita berkomunikasi, bekerja, belajar, dan mengakses informasi. Munculnya aplikasi-aplikasi baru yang berjalan di smartphone telah menciptakan industri baru dan mengubah lanskap bisnis secara keseluruhan (misalnya, aplikasi ojek online, aplikasi pesan antar makanan, aplikasi media sosial).
-
Layanan Streaming Digital (misalnya, Netflix, Spotify): Inovasi ini mengubah cara kita mengonsumsi konten hiburan. Alih-alih membeli CD fisik atau menonton televisi pada waktu yang ditentukan, konsumen kini dapat mengakses perpustakaan film, serial TV, atau musik kapan saja dan di mana saja dengan koneksi internet. Hal ini telah mengubah industri musik, perfilman, dan televisi secara fundamental, serta menciptakan model bisnis berbasis langganan yang sangat sukses.
-
Seorang wirausahawan perlu memiliki kemampuan manajerial yang baik selain ide kreatif. Jelaskan tiga fungsi manajemen dasar yang harus dikuasai oleh seorang wirausahawan dalam menjalankan bisnisnya.
Jawaban:
Tiga fungsi manajemen dasar yang harus dikuasai oleh seorang wirausahawan adalah:-
Perencanaan (Planning): Ini adalah fungsi pertama dan paling mendasar. Perencanaan melibatkan penetapan tujuan bisnis, merumuskan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, dan mengembangkan rencana tindakan yang terperinci. Bagi wirausahawan, ini berarti menentukan visi jangka panjang, merancang rencana bisnis, menetapkan target penjualan, dan mengalokasikan sumber daya. Tanpa perencanaan yang matang, bisnis akan berjalan tanpa arah yang jelas dan rentan terhadap masalah.
-
Pengorganisasian (Organizing): Setelah tujuan ditetapkan dan rencana dibuat, wirausahawan perlu mengorganisir sumber daya yang ada (manusia, keuangan, material, informasi) untuk melaksanakan rencana tersebut. Ini mencakup pembagian tugas, pendelegasian wewenang, pembentukan struktur organisasi (meskipun sederhana pada awalnya), dan penentuan hubungan kerja. Bagi wirausahawan, ini berarti bagaimana mengatur timnya, menetapkan peran dan tanggung jawab, serta memastikan setiap elemen bisnis bekerja secara harmonis.
-
Pengawasan (Controlling): Fungsi ini melibatkan pemantauan kinerja bisnis, membandingkannya dengan standar yang telah ditetapkan (dalam rencana), dan mengambil tindakan korektif jika terjadi penyimpangan. Bagi wirausahawan, pengawasan berarti melacak penjualan, mengelola pengeluaran, mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran, dan memastikan bahwa operasional berjalan sesuai dengan harapan. Ini juga mencakup pemberian umpan balik kepada tim dan penyesuaian strategi jika diperlukan.
-
Penutup
Memahami contoh soal dan pembahasannya adalah langkah penting dalam mempersiapkan diri menghadapi PTS Kewirausahaan. Ingatlah bahwa kunci utama kesuksesan dalam kewirausahaan bukan hanya pada pengetahuan teoritis, tetapi juga pada kemampuan menerapkan konsep-konsep tersebut dalam praktik. Teruslah belajar, berlatih, dan jangan ragu untuk bertanya jika ada materi yang belum dipahami. Semoga sukses dalam PTS Anda!
